Your Limitless Brain and how to learn FASTER

Kamu masih merasa belajar itu susah ? Kamu mudah merasa bosan dalam belajar? Atau merasa susah dalam mengingat apa yang telah kamu pelajari? Hari ini kita akan bahas lanjutan buku limitless karya Jim Kwik, yaitu bagaimana cara yang efektif untuk belajar.

Minggu lalu kita sudah bahas bahwa untuk memiliki otak yang tanpa batas atau limitless kita harus bisa mengubah Batasan-batasan mindset, motivasi, dan metode dalam belajar. Dan hari ini kita akan bahas otak kamu yang sesungguhnya tidak terbatas. Pertama kita akan bahas otak kita yang plastis. Kedua, kita juga akan bahas adanya otak kedua, yaitu “gut”. Ketiga kita akan bahas tentang satu konsep yang disebut sebagai Pomodoro Dan terakhir kita akan bahas bagaimana metode belajar FASTER

Your Limitless Brain

Otak kita itu sebenernya plastis lho temen-temen. Setiap kita belajar sesuatu, otak kita menciptakan koneksi sinaptik di dalamnya. Kalo kamu merasa gagal belajar, itu artinya kamu gagal mengaitkan antara apa yang kamu pelajari saat ini dengan apa yang pernah kamu ketahui, dan bagaimana kita menggunakan ilmu tersebut di dalam kehidupan sehari-hari.

Tapi, kalo kamu merasa ilmu itu bermanfaat pada saat mempelajarinya, tapi kamu nggak pake ilmu itu, kemungkinan besar kamu juga nggak akan bisa mengingatnya lagi lho. Sama juga, kalo kamu belajar sesuatu tapi kamu nggak dapet kenapa kamu harus belajar itu, dan bagaimana kita bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, kemungkinan besar otak kamu juga nggak akan menyimpannya di dalam memori kamu.

Kuncinya temen-temen: Tahu untuk apa kamu belajar, dan bagaimana kamu bisa menggunakan ilmu itu di dalam kehidupan sehari-hari.Untuk itu, kamu akan efektif kalo kamu belajar berdasarkan kebutuhan kamu.

Your Second Brain

Yang kedua, sadarilah bahwa otak kamu itu nggak hanya yang ada di kepala lho. Di perut kamu juga ada otak kecil yang Namanya Enteric nervous system (ENS). Kalo kamu punya “feeling” ada yang salah, otak ini lah yang memberi tahu kamu lho. Jadi gut feeling ini bukan sihir bukan sulap, bukan juga perdukunan, tapi otak ini punya cara tersendiri untuk menginterpretasikan kejadian dan kasih sinyal ke otak.

Coba inget-inget, kalo kamu merasa ada yang salah, pernah merasa perut mulas  atau mual kan? Nah itu otak ENS sedang memberi tahu kalo ada yang salah dengan keputusan kamu.

Pomodoro Technique

Teman-temen ngerasa kalo belajar, baca buku dsb itu capek kan? Apalagi kalo dilakukan dalam waktu yang lama. Nah, ternyata otak itu ada batas waktu fokusnya lho. Untuk mengatasi masalah itu kita perlu teknik yang namanya pomodoro.

Otak ternyata punya waktu optimal focus hanya 25 menit saja lho. Jadi kalo kamu melakukan tugas, lakukan hanya 25 menit dulu. Terus lakukan 5 menit break supaya kamu bisa terus focus belajarnya.

Kenapa pomodoro ini perlu dilakukan? Otak kita ternyata memiliki forgetting curve, dan juga cenderung mengingat dengan baik informasi di awal dan akhir saja (recency and primacy). Menurut penelitian, ternyata kemampuan manusia berkonsentrasi itu hanya berkisar di 10 – 40 menit saja. Makanya Teknik Pomodoro dilakukan hanya dengan 25 menit chunking. Kemudian, otak kita juga cenderung mengingat awal informasi (primacy effect) dan juga mengingat apa hal terakhir kita dapatkan (recency)

Learn FASTER

Sekarang kita akan belajar bagaimana cara belajar dengan cepat dengan metode FASTER. Metode FASTER merupakan singkatan dari: Forget, Act, State, Teach, Enter, dan Review.

Forget

Temen-temen ingat kan kisah seorang jenderal yang datang ke orang bijak kemudian minta diajari sesuatu? Orang bijak tersebut menyodorkan cangkir the dan kemudian menuangkan teh terus menerus sehingga luber. Sang jendral pun protes kepada sang guru. “ini udah penuh guru, kenapa diisi terus”. Sang orang bijak pun bilang: “ini juga yang akan terjadi pada anda apabila anda tidak mengosongkan pikiran sebelum belajar”.

Kalo kita merasa udah tau banyak, terus belajar, ada kecenderungan untuk sulit menerima hal baru. Makanya otak jadinya nggak mau menyimpan informasi baru tersebut. Tapi, kalo kamu mengingat-ingat apa yang kamu tahu dan dikaitkan dengan informasi yang kamu sedang pelajari, maka ini Namanya belajar.

Ini artinya kamu mengembangkan “cangkir” kamu. Jadinya, walaupun terus ditambahkan, dan isinya tidak dikosongkan, ilmu tersebut tidak “tumpah”.

Dalam belajar kita juga harus lupakan hal-hal yang tidak penting dan tidak urgent. Fokus terus dengan apa yang sedang dipelajari

Yang ketiga, lupakan kita punya limitasi. Saya baru saja belajar piano. Saya enjoy belajarnya, karena saya lupa kalo saya sebenernya “bodoh” dalam hal seni music. Alhamdulillah sekarang saya bisa 3 piece karya Bach, Beethoven dan Pachelbel.

Act

Supaya belajarnya efektif, sambil belajar kita juga lebih baik aktif seperti mencatat. Kalo saya buat mind mapnya, persis seperti yang saya lakukan waktu baca buku limitless ini. Cara lainnya adalah Latihan, praktikkan. Ilmu akan lebih mudah diingat dan bermanfaat kalau kita mempraktikkannya.

State

Temen-temen pernah muncul perasaan tertentu Ketika mendengar music atau wewangian tertentu?

Itu Namanya anchoring. Kalo kita mengkaitkan perasaan tertentu dengan informasi tertentu, informasi tersebut mudah menjadi memorable. Dan perasaan terbaik dalam belajar adalah perasaan senang, Bahagia, semangat. Untuk itu, pastikan kita memiliki semangat tinggi sebelum belajar, supaya apa yang kita pelajari dapat mudah untuk diingat.

Teach

Cara terbaik untuk belajar adalah mengajar. Ini bener banget temen-temen. Saya jadi mendalami ilmu Organization Development karena kurang lebih 10 tahun yang lalu saya dipaksa mengajar ilmu ini dalam sebuah training. Kalo kamu diminta mengajarkan ilmu, pasti kamu akan belajar lebih serius. Seperti yang saya lakukan sekarang juga, karena saya mau sharing buku limitless dan buat videonya, makanya saya serius mempelajarinya. Dan ini membuat saya jadi makin paham ilmu belajar ini.

Enter

Belajar itu harus dijadwalkan. Nggak bisa kalo ada waktunya aja. Masukkan jadwalnya di dalam kalender kamu, dan berdisiplinlah untuk melakukannya. Contohnya Minimal satu bab buku perhari misalnya.

Review

Terakhir, review apa yang kamu telah pelajari. Caranya, tuliskan lagi pemahaman kamu setelah belajar untuk me-recall pemahaman kamu. Sebelum belajar, coba recall juga apa yang kamu pelajari sebelumnya, supaya bisa dikaitkan dengan apa yang akan kita pelajari.

Nah, kamu sekarang tahukan bahwa otak kamu itu sebenernya tak terbatas. Dan kamu juga sudah mulai belajar Teknik sederhana untuk belajar cepat.

Kira-kira apa yang akan kamu lakukan segera?

Video tulisan ini juga bisa dilihat di sini:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: