Lihatlah background suatu peristiwa, maka kamu akan belajar untuk menjadi bijak

Di sore hari selepas meeting, seorang sahabat memgkonfirmasikan apakah seseorang yang saya hormati pernah menjabat suatu posisi di salah satu anak perusahaan. Dari ekspresinya saya menangkap bahwa dia mendengar hal yang negatif tentang orang yang saya hormati tersebut. Setelah didesak akhirnya dia pun mengaku kalau mendengar gosip bahwa orang yang saya Hormati tersebut dianggap tidak... Continue Reading →

Bersyukur itu nikmat

Sudah tiga hari ini saya menggunakan mobil Xenia kakak saya yang sudah hampir berumur 10 tahun. Ini "terpaksa" saya lakukan karena mobil saya sedang diperbaiki di bengkel akibat menyerempet trotoar ditambah menyundul tiang pembatas jalan. Akhirnya saya harus nerjibaku menghadapi kerasnya jalanan dengan menggunakan transmisi manual.Padamulanya saya sempat ragu, samggupkah menghadapinya? Dengan transmisi otomatis saja... Continue Reading →

Hidup Mengalir Seperti Air

Kita sering mendengan orang-orang yang berkata, "ah, hidup gua sih mengalir seperti air aja". Dari sisi kepasrahan, memang pernyataan itu betul. Kita siap menghadapi hidup ini, sesuai dengan kehendak-Nya. Tapi, apakah Allah menghendaki kita hanya hidup begitu-begitu saja, tanpa perjuangan, diombang-ambing oleh kehidupan itu sendiri? Saya yakin tidak! Hidup ini adalah ujian. Kita harus mempersiapkan... Continue Reading →

Belajar Ikhlas dari Supir Taksi

Saya mendekati taksi biru itu. Sebenarnya saya ragu, karena Kramat Raya bukan jarak yang jauh dari Cempaka Emas, tempat saya berdiri sekarang ini. Paling 10-15 menit sudah sampai. Jarak sedekat itu tentu tidak sebanding dengan lamanya sopir taksi tersebut mangkal di tempat  ini. Oleh karenanya, saya sudah bersiap untuk tidak kecewa.  Saya buka pintu belakang taksi itu.... Continue Reading →

The Science and Miracle of Zona Ikhlas

★★★★ Buku karya Erbe Sentanu (mas Nunu) ini adalah sequel dari buku Quantum Ikhlas yang menjadi best seller. Sebagai sequel, buku ini menekankan sisi sains dari zona ikhlas dan testimoni dari orang-orang yang mengalami keajaiban sebagai buah dari keikhlasannya. Seperti pada bukunya yang pertama, salah satu kata kuncinya adalah kuantum, yaitu elemen terkecil yang ada... Continue Reading →

Mau kaya? Bersukurlah!

Jalanan di Jakarta makin hari dirasa semakin menyedihkan. Angkutan umum berhenti sembarangan. Tidak peduli dengan antrian panjang di belakangnya. Telinganya seakan tuli dengan bunyi klakson yang dibunyikan para pengendara yang terhambat kendaraannya. Ada juga supir metromini yang menjalankan kendaraannya dengan sangat lambat, berharap agar ada penumpang baru, karena kendaraannya masih kosong melompong. Seperti rekannya yang... Continue Reading →

Belajar kehidupan dari superdeal 2 Milyard

Menyaksikan kuis superdeal 2 milyard ternyata tidak hanya sekedar menghibur, tapi juga memberikan pelajaran hidup yang mendalam. Dalam salah satu scene, peserta disuruh memilih foto senyum, foto tertawa, dan foto cemberut. Seperti biasa, dibalik foto tersebut tersimpan hadiah mulai dari mobil hingga sampah. (Mungkin) terpesona dengan sang host, peserta yang kebetulan wanita memilih foto tertawa.... Continue Reading →

Kepompong yang tidak menjadi kupu-kupu

Saya pernah membaca sebuah e-mail yang menceritakan seorang anak kecil yang tidak tega melihat perjuangan kepompong untuk menjadi kupu-kupu. Anak itu akhirnya "membantu" kepompong untuk keluar. Namun, sang kepompong yang sejatinya harus menjadi kupu-kupu yang indah setelah berjuang keluar dari kepompongnya, akhirnya menggelepar lemah dan mati. Ternyata, upaya keluar dari kepompong tersebut adalah tahapan yang... Continue Reading →

Never under estimate

Pernyataan tersebut terngiang kembali akibat pengalaman saya pagi ini. "Never under estimate" adalah motto sahabat saya yang kebetulan peraih medali emas olympiade fisika tahun 1997. Prinsip suksesnya adalah, jangan pernah menganggap remeh apapun yang dihadapi. Inilah yang membuatnya selalu excellent dalam menghasilkan karya. Pagi ini saya bersyukur karena pilkada DKI berlangsung dua putaran, sehingga saya... Continue Reading →

Burung ku indah, burungku kotor

Melanjutkan kisah indah di pagi hari tadi, dengan penuh semangat saya ke luar rumah tersenyum mendengarkan kicau burung. Tarikan nafas dalam-dalam memasukkan sebanyak-banyaknya oksigen segar ke dalam paru-paruku yang sudah jenuh dengan udara kotor Jakarta. Ritual minggu pagi selain olah raga adalah membersihkan mobil. Sekali lagi saya trsenyum simpul. Semalam tidak hujan, artinya sisa-sisa kebersihan... Continue Reading →

Menikmati pagi, mensyukuri hidup

Minggu pagi di komplek saya merupakan hari paling favorit setiap minggunya. Buka pintu rumah, kita akan disambut oleh segarnya udara pagi dan kicauan burung. Matahari mulai malu-malu bersinar siap menerangi bumi. Coba mulai ke luar rumah, melihat rumah dan mobil bertengger di car port, walaupun keduanya belum lunas, tapi saya bersyukur bisa memilikinya. Terkadang agak... Continue Reading →

Hidup bagaikan Roda berputar (lanjutan life’s unfair)

Kata orang hidup bagaikan roda. Saya pernah merasakannya hari kamis kemarin. Pagi-pagi saya harus menghadapi wawancara di salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia. Alhamdulillah lancar :). Siangnya, mendadak harus mewawancarai calon penerima beasiswa S2 Nasional SF gara-gara salah satu temen saya mendadak ada urusan. So, di hari yang sama saya mengalami dua posisi yang berlawanan:... Continue Reading →

Gubuk dengan Seribu Cermin

Di tengah hutan (jangan tanya hutan apa, namanya juga dongeng - red), terdapat sebuah gubuk yang berisi penuh dengan cermin. Konon, tidak ada yang tahu, siapa pemilik gubuk tersebut, dan darimana cermin-cermin itu berasal. Suatu hari, ada seekor anjing liar yang masuk ke gubuk tersebut. Dia heran...lho, kok banyak anjing lain di dalam rumah itu?... Continue Reading →

Blog di WordPress.com.

Atas ↑