Belajar pengendalian diri: paradox di bulan suci

Belajar mengendalikan nafsu. Itulah tujuan berpuasa bagi sebagian orang di bulan suci Ramadhan, yang sesungguhnya adalah untuk menjadi manusia yang bertakwa.  Setan terbelenggu di bulan suci ini. Semua yang disebutkan di atas pasti benar adanya. Namun begitu melihat apa yang sesungguhnya dilakukan orang di bulan ini, terutama menjelang lebaran justru jauh panggang dari api. Pertama,... Continue Reading →

Burung ku indah, burungku kotor

Melanjutkan kisah indah di pagi hari tadi, dengan penuh semangat saya ke luar rumah tersenyum mendengarkan kicau burung. Tarikan nafas dalam-dalam memasukkan sebanyak-banyaknya oksigen segar ke dalam paru-paruku yang sudah jenuh dengan udara kotor Jakarta. Ritual minggu pagi selain olah raga adalah membersihkan mobil. Sekali lagi saya trsenyum simpul. Semalam tidak hujan, artinya sisa-sisa kebersihan... Continue Reading →

Menikmati pagi, mensyukuri hidup

Minggu pagi di komplek saya merupakan hari paling favorit setiap minggunya. Buka pintu rumah, kita akan disambut oleh segarnya udara pagi dan kicauan burung. Matahari mulai malu-malu bersinar siap menerangi bumi. Coba mulai ke luar rumah, melihat rumah dan mobil bertengger di car port, walaupun keduanya belum lunas, tapi saya bersyukur bisa memilikinya. Terkadang agak... Continue Reading →

Hidup bagaikan Roda berputar (lanjutan life’s unfair)

Kata orang hidup bagaikan roda. Saya pernah merasakannya hari kamis kemarin. Pagi-pagi saya harus menghadapi wawancara di salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia. Alhamdulillah lancar :). Siangnya, mendadak harus mewawancarai calon penerima beasiswa S2 Nasional SF gara-gara salah satu temen saya mendadak ada urusan. So, di hari yang sama saya mengalami dua posisi yang berlawanan:... Continue Reading →

    Lho? Kok orang sombong layak dikasihani? Padahal orang sombong itu kan justru orang yang layak untuk kita injak-injak, dijauhi, pokoknya kalo diancurin aja deh! Hari ini saya ngerasain betapa menyebalkannya melihat orang sombong. Mungkin dia tidak secara vulgar sombong. Sering orang bersombong ria dengan cara merendahkan diri meningkatkan kualitas. Gayanya sok-sok nggak bisa, tapi... Continue Reading →

Bangsa ini bangsa miskin!!!??

Seminggu yang lalu dosen MSDM saya menanyakan suatu hal yang cukup menggelitik. Kita diminta mendaftar budaya-budaya apa saja yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Terus terang, yang terlintas di benak saya hanya budaya bangsa yang jelek-jelek saja:bodoh, miskin, ngaret, koruptor, dll. Beberapa kawan menyebutkan beberapa hal yang baik seperti: religius, ramah, dll. Agak melegakan sih, ternyata... Continue Reading →

It’s not fair!

Di sebuah sekolah dasar, berlangsung pertandingan lari antar kelas. Ketika peluit ditiup, semua anak berlari sekencang-kencangnya menuju garis finish. Ditengah-tengah, terjadi benturan antara beberapa anak, dan salah satu di antaranya berteriak:"CURAAANG". Dia pun berhenti tanda protes, dia meminta juri untuk menganulir teman-temannya yang dianggap curang. But there's no such rules! No body cares about that... Continue Reading →

Meraih Kesuksesan Sejati

Ternyata, harta, pangkat, jabatan yang seringkali dijadikan tolak ukur kesuksesan, dalam praktiknya seringkali menjerumuskan orang pada kesesatan. Semoga Allah Yang Mahaagung mengaruniakan kepada kita kehati-hatian atas kesuksesan, karena orang yang diuji dengan kegagalan ternyata lebih mudah berhasil dibandingkan mereka yang diuji dengan kesuksesan. Banyak orang yang tahan menghadapi kesulitan, tapi sedikit orang yang tidak tahan... Continue Reading →

Merekapun ingin dicintai….

Artikel ini kurang lebih mirip dengan tulisan saya sebelumnya.. tidak ada salahnya untuk dishare... Ini kisah nyata. Ada seorang gadis diujung tiga puluh yang sederhana dalam hampir semua hal. Wajahnya sederhana, dalam artian tidak cantik, meski tidak juga terlalu jelek. Kekayaannya sederhana, maksudnya jelas tidak bisa dibilang kaya. Otak juga biasa-biasa saja. Keturunan, sama sekali... Continue Reading →

Gubuk dengan Seribu Cermin

Di tengah hutan (jangan tanya hutan apa, namanya juga dongeng - red), terdapat sebuah gubuk yang berisi penuh dengan cermin. Konon, tidak ada yang tahu, siapa pemilik gubuk tersebut, dan darimana cermin-cermin itu berasal. Suatu hari, ada seekor anjing liar yang masuk ke gubuk tersebut. Dia heran...lho, kok banyak anjing lain di dalam rumah itu?... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑